Aroma adalah jejak tak kasat mata. Temukan signature scent yang literally you.

Bukan sekadar wangi, ini soal statement. Jawab beberapa pertanyaan tentang keseharianmu, dan biarkan AI kami mengkurasi 3 parfum designer yang match dengan vibe, alter-ego, dan jiwamu.

Sering blind buy berujung zonk? We feel you.

Mencari wangi yang pas itu susah. Kita semua pernah ada di fase:
Mabuk kepayang nyiumin biji kopi di konter parfum mal (olfactory fatigue itu nyata, kawan).

Beli parfum viral karena FOMO, tapi pas dipakai wanginya “bukan gue banget” alias pasaran.

Wangi di kertas tester enak, giliran nyampur sama keringat sendiri malah aneh.

Trust the process.

Tiga langkah menuju identitas barumu.

01.

Ikuti Kuis Aroma (Analisis AI)

Jawab kuis psikologi santai. Ceritakan pada kami soal playlist favoritmu, outfit andalan, dan tempat nongkrongmu pas weekend.

02.

Mesin Ai Bekerja.

AI kami mengolah algoritma. Membaca kepribadianmu dan mencocokkannya dengan ribuan DNA dari brand parfum ternama di dunia.

03.

Meet Your Alter Ego

Checkout untuk membuka akses. Temukan 3 rekomendasi parfum high-end yang siap menjadi bagian dari memori orang-orang di sekitarmu.

Sneak peek

Apa yang ada di dalam jurnal aromamu?

Laporan yang kamu terima bukan cuma sebut merk. Kamu akan mendapatkan:

The Scent Manifesto: Penjabaran puitis mengapa notes tertentu (misal: woody, tobacco, with a hint of vanilla`) adalah representasi dari karaktermu.

The Occasion: Kapan waktu paling memberikan damage untuk memakai parfum ini (buat gigs indie, art exhibition, atau sekadar deep talk di coffee shop).

The Holy Trinity: 3 Opsi parfum dari Designer & Niche brand (seperti Le Labo, Margiela, Diptyque, dll) yang tinggal kamu cari di store.

Sneak peek

Invest in your unseen aura.

Rp 79.000

per akses 1x tes

Seharga secangkir kopi *artisan*, untuk sebuah *insight* yang akan menyelamatkanmu dari buang-buang uang jutaan rupiah untuk parfum yang salah.

Kata mereka yang sudah menemukan Main Character Energy-nya.

Brian

“Awalnya aku mengira aku suka aroma ‘Citrus’, tapi AI-nya ternyata lebih merasakan vibe ‘smoky woods’ dalam diriku. Setelah mencoba Black XS yang direkomendasikan, aku merasa seolah menemukan jati diriku.”

Pro Husband
Kalea

“Gue kira gue anak ‘floral’, ternyata AI-nya baca vibe gue lebih ke ‘smoky woods’. Pas nyoba Maison Margiela Jazz Club hasil rekomendasi mereka… damn, I found my religion.”

Great Wife
Bagas

“Akhirnya berhenti jadi korban racun TokTok. Dapet rekomendasi 3 parfum yang kalcer abis, wanginya elegan, dan nggak ada yang nyamain di tongkrongan.”

Father of Son
Stella

“Aku selalu mengira bahwa aku menyukai aroma ‘fruity’, tetapi AI-nya justru merekomendasikan ‘spicy oriental’ yang lebih sesuai dengan kepribadianku. Setelah mencoba parfum Byredo Mixed Emotions yang mereka sarankan, aku merasa seolah menemukan wangi yang benar-benar menggambarkan diriku.”

Housewife

No secrets, just clarity.

Brand parfumnya susah dicari nggak?

Tenang, database kita mencakup desainer sampai niche fragrance yang aksesibel. Ada opsi yang bisa dicari di department store lokal maupun e-commerce.

Anggap saja “biaya konsultasi” dengan ahli parfum digital. Server AI butuh asupan untuk menganalisis psikologimu secara mendalam. Lagipula, ini investasi lowkey agar kamu nggak rugi beli botol parfum mahal yang salah.

Algoritma kami dilatih menggabungkan ilmu olfactory (penciuman) dan *personality traits*. It knows your vibe better than your ex.